1 bar = 14,5 PSI = 1,02 kg/cm² = 0,987 atm = 100 kPa. Untuk kebutuhan lapangan, 1 bar boleh dibulatkan menjadi 15 PSI atau 1 kg/cm².
Mayoritas gauge analog memakai prinsip Bourdon Tube: pipa logam pipih melengkung yang bergerak saat tekanan masuk, lalu memutar jarum di atas skala.
Parallax error dihindari dengan posisi mata tegak lurus 90 derajat ke kaca gauge; saat tanpa tekanan, jarum WAJIB kembali tepat ke angka 0.
Oleh: Senior Calibration Technician NodeMedic
1 Bar Berapa PSI, kg/cm², dan atm? (Tabel Konversi)
Jawaban singkat yang paling sering dicari teknisi: 1 bar = 14,5 PSI = 1,02 kg/cm² = 0,987 atm = 100 kPa. Artinya untuk kebutuhan lapangan, 1 bar boleh dibulatkan menjadi 15 PSI atau 1 kg/cm². Tabel di bawah ini memuat harga yang lebih presisi sekaligus angka praktis yang dipakai saat menyetel regulator.
Bar
PSI
kg/cm²
atm
kPa
1
14,5
1,02
0,987
100
2
29,0
2,04
1,974
200
3
43,5
3,06
2,961
300
4
58,0
4,08
3,948
400
5
72,5
5,10
4,935
500
7
101,5
7,14
6,908
700
10
145,0
10,20
9,869
1000
Tabel konversi satuan tekanan untuk pembacaan pressure gauge di lapangan.
Catatan penting untuk instalasi gas medis: tekanan kerja oksigen sentral umumnya disetel pada 0,7 MPa (7 bar) agar ventilator dan mesin anestesi bekerja stabil. Angka itu sama dengan ±101,5 PSI atau ±7,14 kg/cm² — pastikan jarum gauge tidak dibaca dengan pembulatan yang terlalu jauh.
Bayangkan Anda mengendarai mobil di jalan tol dengan kecepatan tinggi, tetapi speedometer Anda mati atau tertutup stiker. Menakutkan, bukan? Anda tidak tahu apakah Anda melaju terlalu lambat atau terlalu cepat hingga membahayakan mesin.
Hal yang sama berlaku di laboratorium. Mengoperasikan tabung gas bertekanan tinggi tanpa bisa membaca pressure gauge gas dengan benar adalah tindakan “bunuh diri”.
Pressure gauge (atau sering disebut manometer) adalah mata dan telinga dari sistem gas sentral. Tanpa alat ini, kita buta terhadap apa yang terjadi di dalam pipa—apakah tekanan aman, atau sedang menuju ledakan.
Pressure gauge (atau sering disebut manometer) adalah mata dan telinga dari sistem gas sentral.
Banyak teknisi pemula bingung saat melihat alat ini. Ada banyak angka, warna berbeda, dan satuan yang asing. Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah cara membaca satuan tekanan gas dengan akurat.
Anatomi Pressure Gauge (Bagaimana Ia Bekerja?)
Sebelum membaca angkanya, Anda perlu tahu sedikit tentang “jeroan”-nya. Mayoritas gauge analog di industri menggunakan prinsip Bourdon Tube.
Di dalam casing bulat tersebut, terdapat pipa logam pipih yang melengkung (seperti terompet mainan).
Saat tekanan gas masuk, pipa melengkung ini berusaha untuk “lurus”.
Gerakan melurus ini menggerakkan roda gigi (gears).
Roda gigi memutar Jarum Penunjuk (Pointer) di atas Skala (Dial).
Bagian yang perlu Anda perhatikan adalah:
Jarum (Pointer):
Penunjuk nilai saat ini.
Skala (Dial):
Angka-angka di latar belakang.
Satuan (Unit):
Biasanya tertulis kecil di tengah dial (misal: psi, bar).
Mengenal “Bahasa” Satuan Tekanan (PSI vs Bar)
Inilah sumber kebingungan utama: Mengapa satu alat punya banyak bahasa? Di Indonesia, kita sering menemukan tiga satuan utama. Mari kita bedah:
A. PSI (Pounds per Square Inch) – Standar Amerika
Ciri:
Angkanya biasanya besar-besar (ratusan hingga ribuan).
Penggunaan:
Sangat umum pada regulator tabung gas medis (Oksigen) dan industri.
Kesalahan membaca (reading error) sering terjadi bukan karena gauge-nya rusak, tapi karena cara melihatnya salah. Ini disebut Parallax Error.
Cara Baca yang Benar:
Posisi Mata: Mata Anda harus tegak lurus (90 derajat) tepat di depan kaca gauge.
Jangan Mengintip: Jangan melihat dari samping kiri/kanan atau atas/bawah. Melihat dari samping akan membuat jarum terlihat bergeser dari angka sebenarnya karena ada jarak antara jarum dan pelat angka.
Cek Kondisi Jarum:
Saat tidak ada tekanan (tabung dilepas), jarum WAJIB kembali tepat ke angka 0.
Jika jarum tidak di nol (menggantung), berarti kalibrasi sudah melenceng.
Jika jarum bergetar hebat saat operasi, itu indikasi masalah pada sistem suplai.
Seringkali, manual book minta “4 Bar”, tapi gauge yang tersedia cuma ada angka “PSI”. Gunakan panduan konversi psi ke bar berikut:
Tabel Konversi Praktis:
Bar (Metrik)
PSI (Imperial)
Kg/cm²
Keterangan
1 Bar
14.5 PSI
1.02 kg/cm²
Tekanan Atmosfer
3 Bar
43.5 PSI
3.06 kg/cm²
Setting standar angin ban mobil
5 Bar
72.5 PSI
5.10 kg/cm²
Setting umum Gas Carrier GC
7 Bar
100 PSI
7.14 kg/cm²
Setting angin kompresor
100 Bar
1450 PSI
102 kg/cm²
Tabung gas setengah penuh
150 Bar
2175 PSI
153 kg/cm²
Tabung gas penuh (Standar)
Ingat Hafalan Ini:
100 PSI itu sekitar 7 Bar.
1 Tabung Penuh itu sekitar 2000 PSI (atau 130-140 Bar).
Bonus Pro: Gauge Pressure vs Absolute Pressure
Pernah melihat tulisan “psig” dan “psia”? Huruf belakangnya membedakan segalanya.
PSIG (Gauge Pressure): Ini yang dipakai 99% di laboratorium.
Saat gauge dilepas (kena udara bebas), ia menunjuk angka 0.
Ia mengukur selisih tekanan sistem terhadap tekanan atmosfer.
PSIA (Absolute Pressure):
Saat gauge dilepas (kena udara bebas), ia menunjuk angka 14.7 psi (1 atm).
Ini dipakai untuk perhitungan fisika murni atau aplikasi vakum.
Kesimpulan: Untuk setting regulator lab, selalu gunakan acuan Gauge Pressure (yang menunjuk 0 saat mati).
Membaca akurasi pressure gauge bukan sekadar menebak angka.
Kesimpulan & Rekomendasi
Membaca akurasi pressure gauge bukan sekadar menebak angka. Kesalahan membaca 10 PSI saja bisa menyebabkan hasil analisis lab berantakan atau sambungan pipa bocor.
Pastikan Anda tahu satuan apa yang diminta alat (Bar atau PSI).
Baca dengan posisi mata tegak lurus.
Jika kaca gauge pecah atau jarum bengkok, JANGAN DIPAKAI. Ganti segera.
Apakah gauge di laboratorium Anda sudah dikalibrasi atau jarumnya sudah tidak mau kembali ke nol? Jangan ambil risiko.
Butuh layanan kalibrasi atau instalasi pressure gauge standar UHP?
Hubungi tim teknis NodeMedic untuk audit sistem pengukuran gas Anda.
1 bar = 14,5 PSI = 1,02 kg/cm² = 0,987 atm = 100 kPa. Artinya untuk kebutuhan lapangan, 1 bar boleh dibulatkan menjadi 15 PSI atau 1 kg/cm².
Apa itu parallax error dan bagaimana cara menghindarinya?
Kesalahan membaca (reading error) yang terjadi karena cara melihat yang salah. Mata harus tegak lurus (90 derajat) tepat di depan kaca gauge, dan jangan melihat dari samping kiri/kanan atau atas/bawah.
Apa bedanya psig dan psia?
PSIG (Gauge Pressure) dipakai 99% di laboratorium: saat gauge dilepas, ia menunjuk angka 0 dan mengukur selisih tekanan sistem terhadap tekanan atmosfer. PSIA (Absolute Pressure) menunjuk angka 14.7 psi (1 atm) saat dilepas, dan dipakai untuk perhitungan fisika murni atau aplikasi vakum.
Layanan Instalasi Gas Laboratorium Seluruh Indonesia