
Perbedaan Flowmeter Rotameter dan Mass Flow Controller (MFC) di Lab: Mana yang Anda Butuhkan?
Oleh: Senior Instrumentation Engineer Nodemedic Dalam mendesain sistem eksperimen atau reaksi kimia di laboratorium, pertanyaan tentang “Berapa banyak gas yang masuk?” adalah pertanyaan fundamental. Namun, seringkali terjadi kebingungan (atau “kejutan” anggaran) di bagian pengadaan barang saat melihat perbandingan harga. Mengapa flowmeter gas lab tipe kaca (Rotameter) hanya seharga ratusan ribu rupiah, sementara Mass Flow Controller […]

Cara Membaca Pressure Gauge + Tabel Konversi Bar, PSI & kg/cm²
Intinya dalam 30 detik 1 bar = 14,5 PSI = 1,02 kg/cm² = 0,987 atm = 100 kPa. Untuk kebutuhan lapangan, 1 bar boleh dibulatkan menjadi 15 PSI atau 1 kg/cm². Mayoritas gauge analog memakai prinsip Bourdon Tube: pipa logam pipih melengkung yang bergerak saat tekanan masuk, lalu memutar jarum di atas skala. Parallax error […]

Mengenal Regulator Gas Laboratorium: Two-Stage vs Point of Use (Wall Mount)
Oleh: Senior Instrumentation Engineer – NodeMedic Dalam operasional laboratorium sehari-hari, Regulator seringkali dianggap komponen pasif yang “asal pasang”. Banyak yang berpikir, “Yang penting jarumnya bergerak, berarti aman.” Padahal, Regulator adalah otak dari sistem distribusi gas. Ia mengatur “denyut nadi” aliran gas menuju instrumen mahal Anda. Salah memilih jenis regulator bukan hanya membuang uang, tapi bisa […]

Penyebab Tekanan Gas Tidak Stabil (Fluctuating) pada Instrumen Lab & Cara Mengatasinya
Oleh: Senior Instrumentation Maintenance Specialist NodeMedic Bagi seorang analis instrumen, tidak ada yang lebih menjengkelkan daripada melihat Retention Time (RT) bergeser pada kromatogram, flame pada detektor FID yang mati-nyala, atau baseline noise yang bergelombang tidak beraturan. Seringkali, teknisi instrumen langsung menyalahkan kolom kromatografi atau injektor yang kotor. Padahal, tersangka utamanya seringkali berada di belakang meja: […]